WNI Diduga Tewas saat Jadi Tentara Rusia di Ukraina, Kemlu Turun Tangan

Riyan Rizki Roshali
Kemlu menyelidiki kabar WNI Muhammad Taufiq tewas saat bertugas sebagai tentara Rusia di Ukraina melalui KBRI Moskow. (Foto: ist)

“Kementerian Luar Negeri RI juga telah menyampaikan permintaan resmi melalui jalur diplomatik kepada Pemerintah Rusia agar mengambil langkah yang diperlukan untuk memastikan WNI tidak direkrut ke dalam militer maupun formasi lainnya terkait militer di Rusia melalui jalur apa pun, termasuk praktik yang terindikasi tindak pidana perdagangan orang (TPPO),” ujarnya.

Pemerintah Indonesia juga meminta Rusia memasukkan Indonesia ke dalam daftar negara yang warga negaranya dikecualikan dari perekrutan militer. Kemlu berharap kebijakan tersebut dapat diterapkan secara efektif dan segera.

“Kementerian Luar Negeri RI juga terus berkoordinasi dengan KBRI Moskow dan pihak terkait untuk mendalami kemungkinan penipuan dan eksploitasi dalam proses perekrutan, serta memastikan langkah penanganan dan pelindungan WNI sesuai ketentuan berlaku,” ucapnya.

Kemlu turut mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika menerima tawaran pekerjaan di luar negeri. Masyarakat diminta memeriksa keabsahan tawaran melalui instansi berwenang dan mewaspadai pekerjaan dengan imbalan yang tidak wajar.

Selain itu, calon pekerja migran diimbau tidak menandatangani kontrak yang tidak dipahami serta mempertimbangkan risiko keselamatan dan konsekuensi hukum sebelum terlibat dalam dinas militer asing.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
2 bulan lalu

Menlu Sugiono Dalami Informasi 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Singgung Hak Konsuler

2 bulan lalu

8 WNI Jadi Tentara Rusia, DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Gegabah

2 bulan lalu

8 WNI Jadi Tentara Rusia, Wamen P2MI Duga gegara Tergiur Iklan

2 bulan lalu

Yusril: 8 WNI Gabung Tentara Rusia Harus Diverifikasi, Jangan Langsung Disimpulkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal