Yahya Zaini Setuju Usulan KPK Jabatan Ketum Parpol Maksimal 2 Periode: Bagi Golkar Sudah Biasa

Felldy Aslya Utama
Ketua DPP Partai Golkar, Yahya Zaini (dok. Fraksi Partai Golkar)

JAKARTA, iNews.id - Ketua DPP Partai Golkar, Yahya Zaini setuju dengan pembatasan jabatan ketua umum partai politik. Menurutnya, hal ini penting supaya ada sistem kaderisasi dan sirkulasi kepemimpinan di tubuh partai politik.

Hal ini diungkapkan Yahya merespons Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mengusulkan agar jabatan ketua umum partai politik dibatasi hanya sampai dua periode kepemimpinan.

"Di Golkar sendiri ketua umum secara realitas politik maksimal hanya 2 periode. Jadi saya setuju jika masa jabatan ketua umum parpol dibatasi hanya 2 periode," kata Yahya, dikutip Jumat (24/4/2026).

Dia menyebut jika pergantian kepemimpinan di partainya sudah menjadi kebiasaan organisasi. Menurut Yahya, sebenarnya Partai Golkar juga sudah menjalankan usulan tersebut sebelum disampaikan KPK.

"Bagi Golkar hal itu sudah biasa. Supaya kekuatan partai itu tidak tergantung hanya pada satu figur saja. Tetapi perlu ada kaderisasi dan sirkulasi kepemimpinan serta peremajaan politik," ujarnya.

Editor : Reza Fajri
Artikel Terkait
7 hari lalu

Golkar Pertimbangkan Tindak Lanjuti Usulan Hak Angket Polemik Ijazah Gibran

7 hari lalu

Uji Materi UU Parpol di MK, Pemohon Ingin Buat Partai Baru Bernama PSSI

7 hari lalu

Polemik Ijazah Gibran, Koalisi Sipil Temui Fraksi Golkar Desak Prakarsai Hak Angket DPR

11 hari lalu

5 Parpol Respons Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Pemakzulan hingga Pansus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal