Zulhas Ungkap Biaya Produksi Beras Indonesia 3 Kali Lipat dari Thailand dan Vietnam

Muhammad Sukardi
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam acara Book Lunch Pangan Indonesia, Jumat (4/9/2026). (Foto: Istimewa)

"Dampaknya luas, bukan hanya terhadap nelayan, tetapi juga terhadap kemiskinan, pendidikan dan pertumbuhan ekonomi," jelas Zulhas.

Regenerasi Petani Ikut Disorot

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Khusus Presiden Dirgayuza Setiawan menyoroti persoalan regenerasi petani di Indonesia. Dia mengatakan rendahnya tingkat keuntungan dari sektor pertanian menjadi salah satu faktor yang membuat generasi muda kurang tertarik menjadi petani.

"Sawah berubah fungsi karena tidak menguntungkan dan tidak ada anak muda yang tertarik karena miskin. Pergi gelap, pulang gelap, badannya gelap, rezekinya gelap sekali," ujar Dirgayuza.

Menurut dia, upaya membangun kemandirian pangan juga harus dilakukan dengan memperkuat sektor hulu, termasuk penguasaan genetika, benih, dan teknologi.

Dirgayuza mencontohkan industri ayam broiler yang sebagian besar dikonsumsi masyarakat Indonesia. Namun, menurut dia, sumber genetik ayam masih bergantung pada pihak asing.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
20 hari lalu

Kemenimipas Salurkan Bantuan 20 Ton Beras ke Korban Gempa Flores di Ruteng

20 hari lalu

BPS: Produksi Beras Januari-April 2026 Tumbuh, Luas Panen dan Produksi Padi Ikut Naik

20 hari lalu

90 Persen Sampel Beras Fortifikasi Terindikasi Melanggar, Kepala Bapanas: Sangat Merugikan Rakyat

22 hari lalu

Mentan Amran Targetkan Produksi Beras 34 Juta Ton pada 2027, Jaga Keberlanjutan Swasembada

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal