Departemen Perhubungan AS Akan Gunakan AI Buat Regulasi, Tuai Pro dan Kontra

Dani M Dahwilani
Departemen Perhubungan Amerika Serikat (DOT) tengah mempertimbangkan penggunaan AI untuk mempercepat proses penyusunan peraturan federal. (Foto: Ilustrasi/AI)

Kritik ini menegaskan kekhawatiran utama publik, terutama terkait risiko keselamatan, kepastian hukum, dan konsistensi regulasi jika terlalu bergantung pada kecerdasan buatan.

Penggunaan AI dalam penyusunan kebijakan pemerintah dinilai tidak sepenuhnya keliru, namun banyak pihak menilai peran manusia tetap krusial. Pengawasan ketat dibutuhkan untuk memastikan setiap aturan masuk akal, melindungi keselamatan publik, dan selaras dengan praktik hukum yang berlaku.

Pada akhirnya, waktu yang akan membuktikan apakah pemanfaatan AI dalam penulisan peraturan federal menjadi terobosan positif atau justru menciptakan masalah baru. Target menghasilkan regulasi yang “cukup baik” dinilai sebagian pihak terdengar cepat, namun belum tentu meyakinkan.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
2 hari lalu

OJK Sanksi 22 Emiten Langgar Aturan Pasar Modal, Ini Daftarnya

5 hari lalu

Padukan Teknologi AI dengan CRM, Salesforce dan Anthropic Kembangkan Claudeforce

9 hari lalu

RUU Penyiaran Kembali Dibahas, KPI: Hidupkan Kembali Harapan Lahirnya Regulasi Baru

22 hari lalu

Respons Wacana Pilkada Tanpa Wakil, Partai Perindo Minta Kewenangan Pimpinan Daerah Dipertegas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal