Digempur Mobil Listrik China, Hyundai Tetap Pede

Dani M Dahwilani
Muhamad Fadli Ramadan
Industri otomotif Indonesia saat ini digempur kehadiran merek-merek mobil listrik China, begini reaksi Hyundai. (Foto: Dok iNews.id)

“Brand yang high quality gitu dan kita ingin menjaga itu karena dengan kesuksesan kita menjaga image itu,” ucapnya.

Saat ini, Hyundai hanya memasarkan mobil listrik Ioniq 5 yang sudah dirakit di Cikarang, dan Ioniq 6 dengan status CBU alias impor utuh dari luar negeri. Termurah, Ioniq 5 dijual Rp782 juta, sedangkan Ioniq 6 dibanderol Rp1,2 miliar.

Di sisi lain, BYD memandang Indonesia sebagai pasar potensial. Mereka bergerak cepat memboyong mobil listrik di tiga segmen berbeda, yakni hatchback (Dolphin), SUV (Atto 3) dan sedan (Seal).

Walau belum mengumumkan harga, untuk model Dolphin dan Atto 3 diyakini tidak akan jauh berbeda dengan merek mobil lainnya. Hanya model sedan Seal yang kemungkinan memiliki harga lebih tinggi yang akan bersaing dengan Hyundai Ioniq 6.

"Kami optimistis bisa masuk pasar Indonesia. Apalagi pemerintah Indonesia mendorong penggunaan kendaraan listrik," ujar President Director PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus BMW Listrik yang Hancur Diamuk Massa di Jakbar Berakhir Damai

57 tahun lalu

2 Pabrik Komponen Otomotif di Indonesia Pindah ke Vietnam, Ribuan Karyawan Terancam PHK

57 tahun lalu

Komparasi BYD Atto 1, Geely EX2 dan Chery Q, Mana Paling Menarik serta Pas di Kantong?

57 tahun lalu

Viral Mobil BMW Listrik Hancur Diamuk Warga usai Tabrak Motor di Jakbar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal