Kaleidoskop: Tarik Ulur Pengembangan Kendaraan Listrik di Indonesia

Dani M Dahwilani
Tarik ulur antara pelaku industri otomotif dan pemerintah terjadi terkait insentif yang diberikan bagi kendaraan listrik. (Foto: iNews.id) 

Terkait baterai, lanjut dia, sepeda motor bisa menggunakan sistem isi ulang (swap). Jadi ketika infrastruktur stasiun pengisian baterai masih minim, sistem ini bisa menjadi solusi.

"Jika pemerintah ingin mendorong kendaraan listrik, penetrasi sepeda motor bisa lebih awal. Misal bagi konsumen yang membeli atau menukar dengan motor lisrik bisa mendapat subsidi," katanya.

Di segmen roda empat, lanjut dia, saat ini rentang harga mobil listrik dengan mobil konvensional (ICE) sangat jauh. "Mobil listrik paling murah di atas Rp400 juta. Terbaru ada Toyota Corolla HEV, Nissan Kicks dan Hyundai Ionix," ujar Riyanto.

Dia menyebutkan melihat rentang harga yang jauh mahal menjadikan mobil listrik hanya bisa dibeli kalangan menengah atas. Secara fungsional ini menjadi gaya hidup mereka memiliki koleksi mobil listrik.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
4 hari lalu

Motor Listrik Fox R Terbakar, Hasil Investigasi Polytron Temukan Ini

6 hari lalu

Transformasi Polytron dari Elektronik ke Kendaraan Ramah Lingkungan

6 hari lalu

Pemesanan Lebih dari 1.000 Unit, Changan Mulai Kirim Mobil Listrik Nevo Q05 ke Konsumen 

7 hari lalu

Mengintip Toyota bZ4X Touring, Mobil Listrik Bisa Diajak Main Off-Road

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal