Krisis Chip Semikonduktor, Hyundai Genjot Produksi Inden Ioniq 5 Tembus 10 Bulan

Muhamad Fadli Ramadan
Mobil listrik ini juga menjadi yang pertama dibangun di atas Electric-Global Modular Platform (E-GMP). (Foto: Hyundai)

Astrid mengakui pada gelaran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023, Hyundai Ioniq 5 masih membukukan penjualan yang cukup tinggi. Tetapi, proses produksi masih terhambat dalam memenuhi permintaan yang semakin meningkat.

“Kita sama sih seperti produsen lainnya yang juga terkendala semikonduktor. Dari sisi HMMI juga memberikan kami kepastian, dalam artian mereka akan berusaha memberikan suplai lebih banyak lagi,” ujarnya.

Sekadar informasi, Hyundai Ioniq 5 memiliki desain futuristik yang dilengkapi material ramah lingkungan. Mobil listrik ini juga menjadi yang pertama dibangun di atas Electric-Global Modular Platform (E-GMP).

Di Indonesia, Hyundai Ioniq 5 ditawarkan dalam empat varian yakni Prime standard range dibanderol Rp748 juta, Prime long range dijual Rp789 juta, Signature standard range dipasarkan Rp809 juta, dan Signature long range sebesar Rp859 juta.

Editor : Ismet Humaedi
Artikel Terkait
12 hari lalu

Mobil Listrik Nevo QO5 Diproduksi Lokal, Distribusi Ditargetkan September 2026

13 hari lalu

Hyundai dan Aa Juju Bertemu Temukan Titik Tengah soal Mobil Ioniq 5

13 hari lalu

Menguji Changan Nevo Q05 di Jalan Pekotaan Padat, Intip Fitur dan Teknologinya

13 hari lalu

Hyundai Lakukan Evaluasi dan Segera Carikan Solusi Atas Masalah Mobil Ioniq 5 Aa Juju

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal