Krisis Finansial, Nissan Pertimbangkan Jual Kantor Pusat di Jepang

Dani M Dahwilani
Nissan Motor Co dikabarkan sedang mempertimbangkan menjual gedung kantor pusat di Yokohama, Jepang, akibat krisis finansial. (Foto: Nissan)

Apabila gedung tersebut terjual, Nissan berencana tetap menggunakannya sebagai kantor pusat dengan cara menyewa kepada pemilik baru. Tapi, hal tersebut belum diputuskan karena ada beberapa petinggi yang dikabarkan menolak gagasan itu.

Untuk tahun fiskal yang sedang berjalan, Nissan tidak mengumumkan perkiraan pendapatan atau kerugian yang akan didapatkan, karena mereka masih memikirkan strategi terbaik dalam menghadapi perang tarif yang digencarkan Amerika Serikat.

Selain itu, masalah internal perusahaan juga belum benar-benar pulih setelah pemimpinnya, Carlos Ghosn, ditahan kepolisian Jepang, pada 2018 lalu. Ia dituding menyalahgunakan aset perusahaan dan tidak melaporkan pendapatannya ke pemerintah.

Sejak saat itu, kejatuhan Nissan tak terbendung. Gelombang PHK terus terjadi. Selain rencana penutupan tujuh dari 17 pabrik perakitan mobilnya saat ini, mereka juga akan memangkas 20.000 pekerja di seluruh dunia.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
13 hari lalu

Bersaing di Segmen Elektrifikasi, Nissan Boyong Serena e-Power di GIIAS 2026

14 hari lalu

Nissan Navara Pro-4X Mengaspal di GIIAS 2026, Gendong Mesin Turbo Diesel

21 hari lalu

Si Cantik Nissan Fairlady Z Mejeng di GIIAS 2026, Debut Perdana Nih!

2 bulan lalu

Purbaya Jamin Fundamental Ekonomi Kokoh: Indonesia Tidak Sedang Menuju Krisis!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal