Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga 144 HP dengan torsi puncak 189 Nm. Dengan konfigurasi tersebut, e-Vitara Standard menawarkan keseimbangan antara performa dan efisiensi. Daya jelajahnya diklaim mampu menembus lebih dari 428 kilometer berdasarkan standar pengujian WLTP dalam sekali pengisian daya.
Dengan jarak tempuh tersebut, e-Vitara disebut mampu digunakan untuk perjalanan jarak menengah tanpa perlu sering mengisi ulang baterai, termasuk kebutuhan mobilitas harian di area perkotaan.
Bagi konsumen yang membutuhkan jarak tempuh lebih jauh, Suzuki juga menghadirkan varian High-Range dengan baterai 61 kWh. Varian ini dibekali motor listrik yang lebih bertenaga dengan output mencapai 174 HP.
Dari sisi keselamatan dan teknologi, Suzuki e-Vitara dibekali fitur lengkap seperti 7 airbags, kamera 360 derajat, emergency stop signal, sensor parkir, hingga adaptive cruise control.
Suzuki e-Vitara dibanderol Rp755 juta (Rp767 juta home charging) OTR Jakarta untuk varian single tone dan Rp758 juta untuk varian two tone (Rp770 juta dengan home charging).
"Konsumen apabila melakukan pembelian akan mendapatkan unit pada bulan Maret 2026," ujar Donny.
Peluncuran ini menegaskan keseriusan Suzuki memasuki era kendaraan listrik di Indonesia, sekaligus menambah panas persaingan SUV listrik di pasar nasional.