Subsidi Tak Kunjung Cair, Produsen Motor Listrik Nangis Banyak Konsumen Tunda Pembelian hingga Stok Menumpuk

Muhamad Fadli Ramadan
Subsidi tak kunjung turun, ZFT mengungkapkan banyak konsumen menunda pembelian membuat stok motor listrik menumpuk karena pabrik terus beroperasi.

Seperti diketahui, ZPT menjadi salah satu produsen yang memberi kejutan dengan menjual motor listrik harga Rp3 jutaan setelah dipotong subsidi Rp7 juta. Ini membuat mereka menerima banyak permintaan, tapi belum bisa memberikan unit karena belum ada kejelasan subsidi baru.

ZPT menerangkan jika regulasi subsidi dijalankan dengan serius dan konsisten, program kendaraan listrik roda dua dapat menjadi solusi nyata bagi penghematan energi nasional. Sebab, penggunaan motor listrik mampu menghemat Rp4-11 juta per tahun.

Motor listrik tidak membutuhkan bahan bakar minyak (BBM) dan penggantian oli serta servis rutin lain. Motor listrik akan jauh lebih hemat dari segi biaya perawatan ketimbang motor konvensional.

"Industri ini tidak bisa terus-menerus hidup dalam ketidakpastian. Tanpa roadmap jangka menengah dan keputusan cepat, momentum besar industri kendaraan listrik nasional bisa hilang begitu saja," kata ZPT.

Sebelumnya,  penjualan motor listrik yang sempat melonjak tajam berkat subsidi Rp7 juta pada 2024. Namun, penjualan anjlok di kuartal pertama 2025.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
18 hari lalu

Alva dan Gesits Masuk Daftar Calon Penerima Insentif Motor Listrik Rp3 Juta

18 hari lalu

Insentif Motor Listrik Rp3 Juta per Unit Cair Mulai September 2026

24 hari lalu

Motor Listrik Bakal Dapat Insentif Besar, Ternyata Ini 3 Tujuan Utamanya

24 hari lalu

Ini Syarat Produsen Motor Listrik Dapat Insentif Baru dari Pemerintah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal