Fenomena Klakson Telolet Meresahkan, Begini Tanggapan Isuzu

Muhamad Fadli Ramadan
Fenomena klakson telolet masih ramai di sejumlah daerah yang membuat resah pengguna jalan lain. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id – Fenomena klakson telolet masih ramai di sejumlah daerah yang membuat resah pengguna jalan lain. Terbaru, bocah 5 tahun tewas terlindas bus saat minta klakson telolet di Pelabuhan Merak, Banten.

Menanggapi hal tersebut, Business Operation and Strategy Division Head PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Attias Asril mengatakan, pihaknya akan selalu mengikuti aturan pemerintah.

“Telolet itu prinsipnya kita pentingin comply terhadap regulasi, karena pasti di dalamnya ada unsur keselamatan semua. Enggak cuma pengemudi, enggak cuma penumpang, tapi yang ada di sekitarmobil itu berjalan,” kata Attias di Jakarta Selatan, Jumat (22/3/2024).

“Pokoknya kita commit apa pun regulasi yang pemerintah buat kita dukung, apa lagi itu sifatnya kan secara fungsi gak terlalu related. Kita follow lah aturan pemerintah dengan pertimbangan macem-macem pasti tujuannya untuk kebaikan bersama,” katanya.

Attias menegaskan sangat sulit untuk melarang penggunaan klakson telolet setelah unit diserahkan ke konsumen. Sebab, aksesoris tersebut bisa didapatkan di mana saja dengan pemasangan yang tak perlu di perusahaan karoseri.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Penyebab Mobil Fortuner Dirusak Massa di Tanah Abang, Pengemudi Klakson Berulang Kali

3 bulan lalu

Isuzu Traga Kini Pakai AC! Jadi Lebih Nyaman

4 bulan lalu

Bunyi Klakson Mobil di Kota Ini Picu Kontroversi, Berujung Debat Hukum

7 bulan lalu

Bersaing di Segmen Kendaraan Komersial, Isuzu Rebut Market Share 28,6 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal