Sasis Bus Makin Canggih, Produsen Khawatir Kesiapan Karoseri di Indonesia

Muhamad Fadli Ramadan
DCVI harus mengawasi pembuatan bodi bus di setiap karoseri agar teknologi yang tertanam pada sasis tetap berfungsi. (Foto: Dok iNews.id)

Dia menerangkan DCVI memiliki panduan yang didapatkan dari prinsipal mengenai cara pembangunan bodi bus. Buku tersebut setebal 300 halaman berbahasa Inggris, dan telah diterjemahkan menggunakan bahasa yang akrab dengan mekanik.

“Dari kami (APM) memang ada arahan, bagaimana instalasi. Kadang konsistensi dari karoseri ini yang harus diawasi terus menerus. Ini kabel-kabel semua harus dicopot saat proses pengelasan, kalau tidak bisa eror sistemnya,” ujarnya.

Thoyib melihat karoseri tidak hanya menangani satu sasis saja sehingga memiliki standar sendiri dalam pembuatan bodi bus. Namun untuk sasis Mercedes-Benz, Thoyib menegaskan pihaknya meminta karoseri untuk memberikan penanganan khusus.

“Kalau karoseri-karoseri besar ini sudah patuh dengan aturan dari kita, masalahnya yang karoseri kecil. Ada juga yang punya karoseri sendiri untuk PO sendiri. Tapi biasanya kita itu ngomong ke konsumennya (PO bus), karoseri lebih takut dengan konsumennya,” katanya.

Soal pembuatan bodi bus, Thoyib mengakui saat ini jauh lebih rumit karena banyak teknologi yang tertanam di sasis. Untuk itu, dia mengapresiasi karoseri yang melakukan investasi seperti uji guling dan tes tabrak di workshop mereka meski tak ada dalam regulasi.

“Dibandingkan dulu dan sekarang (bikin bus), jujur lebih sulit sekarang karena (teknologi) semakin berkembang. Tapi kami senang, karoseri (pun) semakin canggih, alat yang digunakan semakin presisi,” ucapnya.

Salah satu sasis baru yang diperkenalkan DCVI adalah Mercedes-Benz O 500 RSD 2445. Rencananya, sasis ini akan dipamerkan dalam event otomotif nasional berikutnya untuk dibuat bus double decker.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jelang Armuzna, DPR Wanti-Wanti Penyaluran Makanan hingga Bus Jemaah Haji

57 tahun lalu

Bus Terbakar usai Ditabrak Kereta di Thailand, 8 Orang Tewas 25 Luka-Luka

57 tahun lalu

Kemenhub Ancam Sanksi PO Bus yang Tidak Masuk Terminal

57 tahun lalu

16 Penumpang Tewas Terbakar, Begini Sejarah Lahirnya PO Bus ALS di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal