Tarian yang biasa dipertunjukkan untuk memberi penghormatan kepada tamu. Dalam bahasa Aceh Ranup Lapuan memiliki arti yang dimuliakan.
Sesuai dengan tradisi adat tarian ini juga dipersembahkan kepada orang yang dimuliakan seperti pejabat kerajaan, jika saat ini biasa disebut dengan pejabat.
Tarian ini diciptakan berdarsarkan adat istiadat yang sudah sejak lama hidup tertanam dan berkembang di Aceh, terlebih pada adat menerima dan menghormati tamu.
Tamu biasanya diterima dengan penuh rasa hormat, serta mendapat suguhan sirih. Ini bisa dilihat dengan simbolik dari gerakan tari para penari, perlengkapan tari, dan sirih yang diberikan sebagai suguhan kepada tamu.
Gerakan tarian terlihat tertib dan lembut melambangkan sebagai ungkapan kehidmatan untuk mempersilahkan tamu duduk, sedangkan sirih melambangkan persaudaraan. Tarian dimainkan oleh 7-9 penari remaja.