Sejarah Ganja di Aceh, Dari India untuk Alat Transaksi Dagang

Tim iNews.id
Badan Narkotika Nasional (BNN) menemukan ladang ganja seluas empat hektare di Dusun Cot Lawatu, Desa Sawang, Kecamatan Sawang (Antara)

JAKARTA, iNews.id - Sejarah ganja di Aceh ini patut disimak. Pasalnya, provinsi paling barat di Indonesia ini memang mempunyai dan penghasil ganja nomor wahid.

Di Indonesia, ganja termasuk di dalam narkotika golongan pertama. Narkotika ini dilarang peredaran dan penggunaannya lantaran dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, serta menimbulkan ketergantungan.

Jauh sebelum ganja dilarang, ternyata ganja sudah digunakan untuk kepentingan ritual dan pengobatan sejak zaman kerajaan di Nusantara, bahkan sebelum negara Indonesia terbentuk.

Pemusnahan 3,5 ladang ganja di Aceh Utara. (Foto: iNews/Armia Jamil)

Tidak ada data pasti kapan dan bagaimana ganja pertama kali masuk ke Nusantara. Walaupun demikian, terdapat kepingan catatan sejarah tentang ganja yang bisa disusun.

Secara global, dalam jurnal Vegetation History and Archaeobotany, ganja disebut berasal dari dataran tinggi Tibet, tepatnya di Danau Qinghai.

Dilansir dari laman Okezone, Direktur Eksekutif Yayasan Sativa Nusantara Inang Winarso menyebut ganja pertama kali dibawa oleh pedagang dan pelaut Gujarat dari India ke Aceh sekitar abad ke-14.

Ganja, kata dia, digunakan oleh orang Gujarat sebagai alat transaksi perdagangan.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
9 hari lalu

Polisi Gerebek Bandar Narkoba di Pangkalpinang, Temukan 12 Kg Ganja jadi Alas Tidur

11 hari lalu

Tragedi Pohon Tumbang Timpa Mobil Pikap di Pidie Aceh, Ini Daftar Nama 12 Korban

11 hari lalu

Pohon Tumbang Timpa Mobil Pikap di Pidie Aceh, 7 Warga Tewas dan 5 Luka

25 hari lalu

Gudang Obat Keras Ilegal di Cicalengka Digerebek, Polisi Sita 784.500 Butir

1 bulan lalu

5 Dandim Jajaran Korem Lilawangsa Lhokseumawe Berganti, Ini Daftar Pejabat Baru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal