Cegah Abrasi, PWI Babel Tanam Ratusan Mangrove di Pantai Perepat Mati

Ikhsan Firmansyah
Penanaman ratusan bibit mangrove di Pantai Perepat Mati, Tanjung Bunga, Kota Pangkalpinang, Selasa (26/7/2022). (Foto:iNews.id/Ikhsan Firmansyah)

“Kita tidak bisa menentukan berhasil atau tidak, sebab dibutuhkan waktu lima sampai enam tahun ke depan. Maka itu kami membentuk kelompok kerja mangrove, baik tingkat kota maupun kabupaten untuk menjaga mangrove yang sudah tertanam ini,” ujar Tekstianto.

BPDASHL Baturusa Cerucuk mencatat seluas 67.000 hektare wilayah yang telah ditanami mangrove tumbuh dan berkembang dengan baik, dan 65 hektare masih terjaga wilayah. 

“Namun kami akan mengevaluasi kembali dengan mengontrol wilayah tersebut dari kerusakan,” ucapnya.

Diketahui hutan mangrove dapat menyimpan karbon empat sampai lima kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan hutan tropis daratan, sehingga berkontribusi besar pada penyerapan emisi karbon.

Editor : Ikhsan Firmansyah
Artikel Terkait
11 hari lalu

Paus Raksasa 8 Meter Ditemukan Mati di Hutan Bakau Inhil, Beratnya 4 Ton

11 hari lalu

Polda Riau Bongkar Produksi Arang Bakau di Rupat, 140 Ton Disita sebelum Dikirim ke Malaysia

12 hari lalu

Diinisiasi oleh Golden Tulip Springhill Lampung, Road to 100.000 Mangroves Memasuki Tahun Ketiga dengan 75.000 Mangrove Tertanam

19 hari lalu

Pengedar Uang Palsu Ditangkap di Pangkalpinang, 163 Lembar Pecahan Rp100.000 Disita

27 hari lalu

Harmoni Rasa Nusantara: Ketika Kekayaan Kuliner Indonesia Bertemu dalam Sentuhan Modern

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal