Cegah Virus Berbahaya, Disperindag Babel Sidak Perdagangan Pakaian Bekas Asal Singapura

Antara
Disperindag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap pedagang pakaian bekas asal Singapura di Pasar Pembangunan Kota Pangkalpinang.(Foto: Antara)

PANGKALPINANG, iNews.id - Disperindag Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan inspeksi mendadak (sidak) perdagangan pakaian bekas asal Singapura. Sidak ini untuk memastikan pakaian bekas impor dari berbagai negara tersebut tidak mengandung virus penyakit berbahaya yang dapat merugikan masyarakat.

Sidak perdagangan pakaian bekas asal Singapura dilakukan di Pasar Pembangunan Kota Pangkalpinang, Jumat (10/2/2023). 

“Ini untuk memastikan pakaian bekas impor dari berbagai negara tersebut tidak mengandung virus penyakit berbahaya yang akan merugikan masyarakat,” kata Kepala Bidang Pengawasan Disperindag Provinsi Kepulauan Babel, Fajri Djagahitam.

Selain itu, kegiatan kali juga untuk memastikan para pedagang baju bekas di kawasan Pasar Pembangunan Kota Pangkalpinang taat peraturan yang berlaku, agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan serta tidak merugikan masyarakat.

"Pakaian bekas ini diimpor dari tujuh negara Asia dan masuk ke Bangka Belitung melalui Palembang Provinsi Sumatera Selatan, sehingga para pedagang ini tidak melalui dokumen impor apa pun,” ujarnya.

Editor : Ikhsan Firmansyah
Artikel Terkait
10 hari lalu

Tok! 19 Terdakwa Penjualan Bayi ke Singapura Dihukum 6 hingga 7 Tahun Penjara

10 hari lalu

Tak Terbukti Malapraktik, Dokter Spesialis Anak RSUD Pangkalpinang Divonis Bebas

1 bulan lalu

Honda HR-V Terbakar di Jalan Sudirman Pangkalpinang, Pengendara Lain Panik Lihat Kobaran Api

2 bulan lalu

Perempuan asal Singapura Ditemukan Tewas di Apartemen Batam, Polisi Olah TKP

2 bulan lalu

Wagub Babel Divonis 4 Bulan Penjara Kasus Penipuan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal