Memprihatinkan, Sekeluarga Tinggal di Gubuk Reyot yang Sudah Roboh 3 Kali

Haryanto
Kondisi rumah keluarga Mukmin yang roboh beberapa waktu lalu. (Foto : iNews.id /Haryanto)

"Alat rumah seperti baju dan lainnya diletakkan di bagian tengah rumah. Tidur itu ala kadarnya, kalau hujan kadang - kadang kehujanan. Sebab, atap sengnya itu bekas pemberian teman," ucap Mukmin.

Tak mau berpangku tangan dan berharap penuh bantuan pemerintah, Mukmin yang biasanya melaut kini menjadi kuli bangunan. Sementara sang istri menjadi pembantu rumah tangga tak jauh dari kediamannya.

"Sampai saat ini belum ada bantuan dari pemerintah. Ada dari warga di sekitar sini, ada yang kasih batu bata, semen dan atap. Selebihnya saya dapat dari sisa-sisa bangunan yang sudah roboh di tempat lain," katanya.

Sedangkan empat orang anaknya masih sangat belia. Satu baru saja selesai studi Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan paling kecil baru mau masuk Sekolah Dasar (SD) serta dua lainnya masih duduk di bangku SD. 

Namun, pendidikan mereka terancam putus karena kodisi perekonomian keluarga yang tak memungkinkan.

Editor : Ikhsan Firmansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis, Nelayan di Lampung Timur Tewas Ditebas Teman Pakai Golok

57 tahun lalu

Wagub Babel Divonis 4 Bulan Penjara Kasus Penipuan

57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo di Kantor Bupati, Protes Kenaikan Harga BBM Non-Subsidi

57 tahun lalu

Siaga! 1.456 Personel Gabungan Kawal Demo Nelayan di Pati Tanpa Senjata

57 tahun lalu

Ribuan Nelayan Pati Demo Hari Ini, Tuntut Harga BBM Industri Turun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal