Alasan Pecalang Tolak GRIB Jaya Bali, Khawatir Ormas Luar Rusak Tatanan Adat

Donald Karouw
Indira Arri
Pecalang menolak kehadiran GRIB Jaya di Bali karena dinilai akan merusak tatanan adat. (Foto: Okezone) 

“Bali tidak kekurangan penjaga ketertiban. Kita punya pecalang di lebih dari 1.400 Desa Adat yang berfungsi bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tapi juga pelestari nilai-nilai adat, seni dan budaya,” kata Giri.

Dia menekankan pentingnya program Bankamda (Bantuan Keamanan Desa Adat) yang selama ini menjadi bentuk kolaborasi strategis antara aparat negara dan komponen adat. 

Dalam pandangannya, ormas luar Bali yang berkeinginan masuk demi alasan keamanan perlu mempertimbangkan kembali niatnya.

“Falsafah kita jelas, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita harus menghormati kearifan lokal dan menjaga harmoni yang sudah terbangun,” ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
9 hari lalu

World Encounter Summit 2026 di Bali, Tokoh Dunia Bahas Dampak AI Bagi Kemanusiaan

11 hari lalu

Eks Tentara Rusia Diadili Kasus Racik Narkoba Rp43,8 Miliar di Villa Bali

13 hari lalu

WNA Polandia Hilang di Pantai Tembles Jembrana, Diduga Terseret Arus saat Berenang

14 hari lalu

2 WNI Tewas Kecelakaan di Guyana, Keluarga di Jembrana Tunggu Kepulangan Jenazah

19 hari lalu

Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Denpasar, Polisi Sita Uang Rp10,2 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal