Alasan Pecalang Tolak GRIB Jaya Bali, Khawatir Ormas Luar Rusak Tatanan Adat

Donald Karouw
Indira Arri
Pecalang menolak kehadiran GRIB Jaya di Bali karena dinilai akan merusak tatanan adat. (Foto: Okezone) 

“Bali tidak kekurangan penjaga ketertiban. Kita punya pecalang di lebih dari 1.400 Desa Adat yang berfungsi bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tapi juga pelestari nilai-nilai adat, seni dan budaya,” kata Giri.

Dia menekankan pentingnya program Bankamda (Bantuan Keamanan Desa Adat) yang selama ini menjadi bentuk kolaborasi strategis antara aparat negara dan komponen adat. 

Dalam pandangannya, ormas luar Bali yang berkeinginan masuk demi alasan keamanan perlu mempertimbangkan kembali niatnya.

“Falsafah kita jelas, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Kita harus menghormati kearifan lokal dan menjaga harmoni yang sudah terbangun,” ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perempuan di Gianyar Hilang di Pantai Masceti, Ditemukan Tewas Mengambang di Laut

57 tahun lalu

Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Sungai Ayung Ubud Bali

57 tahun lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal