Alasan Pecalang Tolak GRIB Jaya Bali, Khawatir Ormas Luar Rusak Tatanan Adat

Donald Karouw
Indira Arri
Pecalang menolak kehadiran GRIB Jaya di Bali karena dinilai akan merusak tatanan adat. (Foto: Okezone) 

Sistem keamanan tradisional Bali telah berjalan efektif dengan dukungan lebih dari 1.500 desa adat yang tersebar di seluruh Bali dengan satuan pecalang mencapai 20.000 lebih personel. 

"Saya pecalang. Kami bukan penjaga biasa. Kami adalah bagian dari sistem adat yang sudah diwariskan turun-temurun untuk menjaga Bali. Kami tidak butuh ormas dari luar," ujar seorang anggota pecalang dalam video menolak kehadiran GRIB Jaya tersebut dikutip dari tayangan iNews TV, Kamis (8/5/2025).

Manggala Utama Pasikian Pecalang Provinsi Bali I Made Mundra mengatakan, tugas pengamanan adat merujuk pada Pergub Bali Nomor 4 Tahun 2019 tentang Desa Adat yang menegaskan bahwa kelembagaan adat memiliki struktur pengamanan atau pecalang yang memiliki fungsi penting dalam menjaga keamanan wilayah adat di Pulau Dewata.

Karena itu, dia menegaskan tidak diperlukan sistem pengamanan model lain di Bali. Khususnya terkait dengan adanya rencana pembentukan GRIB Jaya Bali.

"Adanya berita-berita yang viral akhir-akhir ini sangat kami sesalkan karena Bali ini tidak perlu diberikan sistem pengamanan model yang lain," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
13 hari lalu

Gempa Hari Ini Guncang Kuta Selatan Badung Bali, Cek Kekuatan Magnitudonya!

15 hari lalu

Antre BBM Berjam-jam di Jembrana Bali, Sejumlah Warga Pingsan hingga Dilarikan ke RS

20 hari lalu

Mayat Perempuan Ditemukan dalam Kamar Kos di Gianyar, Polisi Turun Tangan

31 hari lalu

Penumpang KMP Cemerlang 55 Diduga Jatuh ke Laut di Gilimanuk, Masih Dicari Tim SAR

1 bulan lalu

Viral Pria Bertudung Mencuri di Sejumlah Bar dan Restoran di Gianyar, Polisi Turun Tangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal