Alasan Pecalang Tolak GRIB Jaya Bali, Khawatir Ormas Luar Rusak Tatanan Adat

Donald Karouw
Indira Arri
Pecalang menolak kehadiran GRIB Jaya di Bali karena dinilai akan merusak tatanan adat. (Foto: Okezone) 

JAKARTA, iNews.id - Alasan Pecalang tolak GRIB Jaya di Provinsi akan dibahas dalam artikel ini. Hal ini berkaitan dengan viralnya pelantikan anggota ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya di Bali.

Pecalang merupakan petugas keamanan adat di Bali. Mereka bertugas menjaga ketertiban umum seperti membantu mengatur lalu lintas dan menjaga keamanan.

Inilah mengapa pecalang kerap disebut sebagai polisi adat di Bali. Dalam tugasnya, pecalang bekerja sama dengan lembaga keamanan negara dan penegak hukum lainnya, seperti Satpol PP dan polisi.

Ciri khasnya memakai sarung khas Bali yang berwarna kotak-kotak putih dan hitam. Mereka juga mengenakan hiasan kepala tradisional Bali.

Alasan Pecalang Tolak GRIB Jaya Bali

Belakangan ini muncul aksi penolakan dari pecalang terkait kehadiran GRIB Jaya di Bali. Dalam unggahan di media sosial, pecalang menyuarakan kekhawatiran kehadiran ormas luar dapat mengganggu tatanan kehidupan masyarakat Bali yang selama ini dijaga oleh sistem adat dan budaya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
8 hari lalu

World Encounter Summit 2026 di Bali, Tokoh Dunia Bahas Dampak AI Bagi Kemanusiaan

11 hari lalu

Eks Tentara Rusia Diadili Kasus Racik Narkoba Rp43,8 Miliar di Villa Bali

13 hari lalu

WNA Polandia Hilang di Pantai Tembles Jembrana, Diduga Terseret Arus saat Berenang

13 hari lalu

2 WNI Tewas Kecelakaan di Guyana, Keluarga di Jembrana Tunggu Kepulangan Jenazah

19 hari lalu

Pengedar Sabu dan Ekstasi Ditangkap di Denpasar, Polisi Sita Uang Rp10,2 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal