Cerita Penumpasan Antek PKI di Pulau Bali, Pasukan Tameng Bersenjata Klewang

Miftahul Chusna
Apel Siaga kebulatan tekan mendukung Presiden Soekarno di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Bali pada 22 Februari 1966. (Foto/Repro/Arsip ANRI)

Sore hari mereka berkumpul di rumah Darta dan bersiap untuk menghabiskan jatah (daftar bagian orang yang harus dicari) di desa tetangga.

Sebelum eksekusi dilakukan, massa akan melakukan pembakaran terhadap rumah-rumah orang yang dituduh anggota dan simpatisan PKI.

Tengah malam mereka datang dan acara berlanjut dengan pesta lawar (makanan tradisi Bali dari daging babi) dan arak. Para tameng ini datang dengan berbaju hitam, klewang terhunus dengan tangan yang berlumuran darah.

Semua barisan massa ini dikoordinasi oleh Darta yang selalu sibuk menghadiri rapat-rapat tokoh PNI di berbagai desa.

Setiap bepergian, ia selalu dikawal oleh seorang Tameng dan selalu membawa sebuah klewang yang dianggapnya sangat bertuah menyelamatkan nyawanya dalam berbagai perkelahian antar geng di desa.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
12 hari lalu

Viral Pria Bertudung Mencuri di Sejumlah Bar dan Restoran di Gianyar, Polisi Turun Tangan

13 hari lalu

Liburan Bersama Keluarga, WNA Inggris Tewas Tenggelam di Crystal Bay Nusa Penida Bali

16 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

22 hari lalu

World Encounter Summit 2026 di Bali, Tokoh Dunia Bahas Dampak AI Bagi Kemanusiaan

25 hari lalu

Eks Tentara Rusia Diadili Kasus Racik Narkoba Rp43,8 Miliar di Villa Bali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal