Cerita Penumpasan Antek PKI di Pulau Bali, Pasukan Tameng Bersenjata Klewang

Miftahul Chusna
Apel Siaga kebulatan tekan mendukung Presiden Soekarno di Lapangan Puputan Badung, Denpasar, Bali pada 22 Februari 1966. (Foto/Repro/Arsip ANRI)

JAKARTA, iNews.id - Sekelompok orang yang dinamakan Pasukan Tameng memburu pengikut Partai Komunis Indonesia (PKI) di Bali pada 1965. Sepak terjang pasukan itu diceritakan I Ngurah Suryawan dalam esai panjang berjudul "Lorong Gelap Ingatan (Etnografi Kekerasan dan Kesaksian Tameng)". 

Esai itu juga menjadi bagian isi bukunya yang terkenal "Ladang Hitam di Pulau Dewa: Pembantaian Massal di Bali 1965"

Diceritakan Ketut Darta adalah tokoh masyarakat terpandang yang juga veteran pejuang menjadi pemimpin PNI (Partai Nasionalis Indonesia) saat tahun 1960-an di desa.

Saat seruan gerakan mengikis habis komunis sampai ke akar-akarnya dicanangkan akhir November 1965, rumah Darta menjadi markas barisan tameng dan massa Front Pancasila untuk “Pengganyangan Komunis”.

Setiap hari rumahnya ramai dengan pasukan tameng, milisi sipil dari massa PNI dan pemburu PKI. Mereka berseragam serba hitam, berbaret merah bersenjata klewang.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
12 hari lalu

Viral Pria Bertudung Mencuri di Sejumlah Bar dan Restoran di Gianyar, Polisi Turun Tangan

12 hari lalu

Liburan Bersama Keluarga, WNA Inggris Tewas Tenggelam di Crystal Bay Nusa Penida Bali

15 hari lalu

Perempuan Bali Tewas di Pantai Purnama Gianyar, Diduga Jatuh ke Laut saat Ritual Melukat

21 hari lalu

World Encounter Summit 2026 di Bali, Tokoh Dunia Bahas Dampak AI Bagi Kemanusiaan

24 hari lalu

Eks Tentara Rusia Diadili Kasus Racik Narkoba Rp43,8 Miliar di Villa Bali

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal