Gegara Virus ASF, Bupati Tabanan Borong 517 Babi Milik Peternak dan Warga

Sindonews.com
Babi hitam peliharaan peternak babi di Bali. (Foto: iNews.id/Pande Wismaya)

Eka mengatakan, inisiatif ini perlu dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jika terulang kasus yang sama. Karena itu, dia meminta OPD terkait untuk cepat bergerak mencegah terjadinya penularan virus ke babi yang ada di Tabanan.

“Jadi untuk ke depannya saya harapkan OPD terkait agar lebih ketat mengawasi menyebarnya virus ini. Dan kita sudah arahkan juga sampai camat hingga kepala desa, jangan sampai ada lagi bibit-bibit dari luar masuk lagi, termasuk penguburannya. Kalau ada babi yang mati jangan sampai dibuang ke sungai, kubur dalam-dalam,” ujarnya.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pertanian Tabanan, I Made Budana melaporkan, sesuai data di Tabanan tercatat ada lebih dari 550 ekor babi yang mati karena terserang wabah. Dinas telah melakukan langkah-langkah antisipasi sekaligus pembinaan sebagai upaya untuk menekan peredaran virus ini dengan memasukkan anggaran pengadaan disinfektan sebanyak 36 liter.

“Mudah mudahan bisa cair sesegara mungkin,” katanya.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perempuan di Gianyar Hilang di Pantai Masceti, Ditemukan Tewas Mengambang di Laut

57 tahun lalu

Geger! Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Sungai Ayung Ubud Bali

57 tahun lalu

Kemarau Meluas, Bali dan Nusa Tenggara Alami Hari Tanpa Hujan

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal