Kartini Perindo Ajak Perempuan Bali Cakap Berpolitik, Ini 3 Tantangan Utama

Chusna Mohammad
DPW Partai Perindo Bali bersama peserta pelatihan kepemimpinan dan public speaking bagi kader potensial perempuan di Denpasar. (Foto: ist)

Terakhir tantangan struktural. Ketika perempuan terjun ke politik, dia tidak mendapat dukungan penuh dari struktural partainya. Seringkali perempuan ditempatkan pada posisi vote getter atau pendulang suara.

"Jadi ruang geraknya tidak diberikan maksimal sehingga membuat perempuan tidak bisa maksimal dalam meraup suara sehingga sulit menjadi legislatif maupun eksekutif," kata Kartini Perindo yang disapa Evi ini. 

Dia mendorong pelatihan seperti ini lebih banyak dilakukan sehingga perempuan bisa menggali potensi dirinya, lebih percaya diri, punya bekal dan wawasan yang cukup sehingga lebih siap terjun ke politik.

"Sehingga lebih bisa fighter dengan kualitas dirinya," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
21 jam lalu

Jembatani Kebutuhan Industri Kreatif, Partai Perindo Jabar dan MNC University Hadirkan Program Beasiswa Kita

2 hari lalu

Legislator Perindo Rampeani Rachman Kawal 20 Tuntutan Buruh Pelabuhan Mimika

3 hari lalu

Perindo Temui KPU Jatim, Bahas Konsolidasi Partai dan Kesiapan Pemilu 2029

9 hari lalu

Rawan Kecelakaan, Mbulang Lukas Gerakkan Swadaya Perbaiki Jalan Rusak Nagekeo

10 hari lalu

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Pelantikan Pemuda Perindo Banten Fokus Berdayakan UMKM Muda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal