Kartini Perindo Ajak Perempuan Bali Cakap Berpolitik, Ini 3 Tantangan Utama

Chusna Mohammad
DPW Partai Perindo Bali bersama peserta pelatihan kepemimpinan dan public speaking bagi kader potensial perempuan di Denpasar. (Foto: ist)

Terakhir tantangan struktural. Ketika perempuan terjun ke politik, dia tidak mendapat dukungan penuh dari struktural partainya. Seringkali perempuan ditempatkan pada posisi vote getter atau pendulang suara.

"Jadi ruang geraknya tidak diberikan maksimal sehingga membuat perempuan tidak bisa maksimal dalam meraup suara sehingga sulit menjadi legislatif maupun eksekutif," kata Kartini Perindo yang disapa Evi ini. 

Dia mendorong pelatihan seperti ini lebih banyak dilakukan sehingga perempuan bisa menggali potensi dirinya, lebih percaya diri, punya bekal dan wawasan yang cukup sehingga lebih siap terjun ke politik.

"Sehingga lebih bisa fighter dengan kualitas dirinya," ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
7 jam lalu

Dukung Pemadaman Karhutla, Anggota DPRD Barito Timur Winda Sari Bantu Kebutuhan Relawan

3 hari lalu

Perkuat Ekonomi Desa, Anggota DPRD Morowali Putra Bonewa Siap Perjuangkan Jalan Tani dan Drainase

3 hari lalu

Mayat Perempuan Ditemukan dalam Kamar Kos di Gianyar, Polisi Turun Tangan

5 hari lalu

Salurkan Corn Sheller, Makmur Marpaung Dorong Kesejahteraan Petani Toba

6 hari lalu

Banyak Warga Tak Ber-KTP Lobar, Dr Syam Soroti Dampaknya ke Fiskal Daerah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal