"Harus, segera evaluasi menyeluruh. Minggu depan rencananya Kabid Pelayanan dan Pengoperasian Bandar Udara akan memanggil seluruh ground handling," ujarnya.
Sementara itu, Communication and Legal Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Arie Ahsanurrohim menjelaskan tentang insiden kebakaran bus tersebut.
"Kejadian tersebut terjadi di Bay 09 dan asap terlihat pada pukul 12.40 Wita," ujar Arie.
Ia mengatakan, langkah awal yang dilakukan pengemudi bus saat melihat asap adalah langsung menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk melakukan langkah pencegahan.
Kemudian, kebakaran tersebut dilaporkan sudah dapat dikendalikan secara penuh dan pada pukul 12.45 Wita unit Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) ikut memadamkan api.
"Pada pukul 13.00 Wita sudah dipastikan tidak ada potensi api," ujarnya.