Perancang Busana asal Swiss Ngaku Pakai Ganja untuk Pengobatan

Antara
Warga negara Swiss, Raphael Hoang diadili di PN Denpasar karena menggunakan ganja. (Foto: Antara)

Jaksa melanjutkan, narkotika tersebut telah dikonsumsi terdakwa sejak berusia 15 tahun. Pada usia 18 tahun, terdakwa mengalami sakit. Untuk menghilangkan rasa sakit tersebut, terdakwa mengaku menggunakan ganja untuk menghilangkan rasa sakit.

"Terdakwa menggunakan ganja dengan cara menyeduh daun ganja seperti minum teh, kemudian kalau merasa sakit terdakwa menggunakan ganja dengan cara merokok dimana daun ganja itu dilinting dengan kertas rokok dan dihisap seperti merokok," katanya.

Jaksa menjelaskan bahwa terdakwa mendapatkan barang tersebut dengan membeli di negaranya lalu dibawa ke Indonesia.

Terdakwa tiba di Bandara Ngurah Rai dengan rute penerbangan Hong Kong - Denpasar. Saat melewati pemeriksaan x-ray karena terlihat gerak gerik mencurigakan, petugas Bea Cukai melakukan pemeriksaan secara mendalam.

Petugas Bea Cukai kemudian menemukan satu tabung bening yang dibungkus selendang merah berisi narkotika jenis ganja seberat 1,65 gram netto. Selanjutnya pada bungkusan daun diperoleh narkotika jenis ganja seberat 28,39 gram netto.

Atas perbuatannya, terdakwa dijerat dengan tiga pasal yaitu pasal 113 ayat (1), pasal 111 ayat (1), dan pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Bahwa terdakwa sebagai penyalahguna narkotika golongan I berupa ganja bagi dirinya sendiri," ujar Jaksa.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
4 hari lalu

Razia Gabungan di Lampung! 42 Pengunjung Tempat Hiburan Malam Dites Urine, 6 Orang Positif

7 hari lalu

Bawa Sabu 1 Kg dari Aceh, Kurir Narkoba Ditangkap di Terminal Lubukpakam

10 hari lalu

Usai Penggerebekan Narkoba, 19 Rumah di Saritem Bandung Diduga Masih Jadi Lokasi Prostitusi

11 hari lalu

Jaringan Sabu Lintas Kabupaten Terbongkar, Oknum Polisi dan ASN di Sulbar Ditangkap

14 hari lalu

300 Polisi Gerebek Permukiman di Bandung, 21 Orang Positif Sabu Belasan Alat Isap Disita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal