Polda Bali Tepis Kabar Mahasiswa Harvard Meninggal karena Penyiksaan, Ini Faktanya

Chusna Mohammad
Kabid Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu. (Foto: iNews.id)

Pada 8 Agustus 2022, Rodrigo diserahkan kepada polisi. Malam harinya, dia muntah-muntah di ruang tahanan setelah meminum obat sakit perut yang bukan barang sitaan.

Rodrigo lalu dilarikan ke RS Bhayangkara. Dia masih muntah-muntah hingga mengalami kejang meski telah dirawat 5,5 jam. 

Dia lalu dirujuk ke RS Sanglah. Sempat dirawat intensif, nyawa Rodrigo akhirnya tidak tertolong. Dia dinyatakan meninggal oleh dokter pada 9 Agustus 2022 pukul 15.10 Wita.

"Penyebab kematian sesuai pemeriksaan tim dokter yaitu kegagalan fungsi tubuh yang menyebabkan gangguan fungsi ginjal dan hati serta susunan saraf sampai ke otak pasien," ujar Stefanus.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
5 hari lalu

Ditangkap, Polisi Ungkap Peran 3 Pria yang Tega Siksa dan Bakar Burung Hantu di NTT

5 hari lalu

Viral 3 Warga NTT Bakar Burung Hantu Hidup-Hidup demi Konten dan Mitos Ilmu Hitam

21 hari lalu

18 Saksi Diperiksa Kasus Pengeroyokan Pencuri Ayam di Tabanan, 5 Orang Jadi Tersangka

1 bulan lalu

Viral Oknum Polisi Siksa Istri Siri, Kapolres Tegal Kota: Diproses Pidana dan Etik

1 bulan lalu

Kapolres Tegal Kota: Aiptu N yang Diduga Siksa Istri Siri Sudah Ditahan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal