Sekretaris LPD di Bali Tersangka Penggelapan Dana Nasabah Rp1,1 Miliar

Made Argawa
Sekretaris LPD di Desa Pakraman Belumbang, Tabanan, Bali, I Wayan Sunarta (41) menjadi tersangka penggelapan dana nasabah Rp1,1 miliar. (Foto: iNews.id/Made Argawa)

TABANAN, iNews.id - Sekretaris Lembaga Perkreditan Desa (LPD) di Desa Pakraman Belumbang, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Bali, I Wayan Sunarta (41) menggelapkan uang nasabah hingga Rp1,1 miliar. Uang tersebut digunakan untuk kebutuhan hidup dan berjudi.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan telah menetapakan Sunarta sebagai tersangka penggelapan dana nasabah. Dalam pemeriksaan, Sunarta mengaku hanya menggunakan uang sebanyak Rp300-400 juta. Sedangkan sisanya digunakan oleh pihak lain.

"Kemungkinan besar akan ada penambahan tersangka,' ujar Kepala Kejari Tabanan Ni Made Herawati di Tabanan, Selasa (8/6/2021).

Dia mengatakan, Sunarta dijerat Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor juncto Pasal 64 ayat (1) dan Pasal 55 ayat (1) KUHP dengan hukuman penjara maksimal 20 tahun.

Menurutnya, kasus yang menjerat Sunarta akan disidangkan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar. Dalam proses persidangan tak tertutup kemungkinan akan ada penetapan tersangka baru.

Penggelapan dana yang dilakukan Sunarta mulai tercium sejak 2018. Saat itu sejumlah nasabah LPD Desa Belumbang curiga karena tidak bisa mencairkan uang mereka.

Kasus itu kemudian diselidiki oleh Kejari Tabanan. Dalam proses penyelidikan ditemukan bukti transaksi pengambilan uang nasabah yang tersimpan dalam deposito. Namun pengambilan uang tersebut tidak tercatat di daftar kas masuk LPD.

Editor : Reza Yunanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wakil Bupati Indramayu Jadi Tersangka Korupsi Tunjangan DPRD, Kerugian Negara Rp18 Miliar

57 tahun lalu

Pria di Buleleng Oplos LPG Subsidi ke Tabung 12 Kg, Sehari Dapat Rp1 Juta Kini Dipenjara

57 tahun lalu

Anggota Bawaslu Gunungsitoli Divonis 1 Tahun Penjara Kasus Pungli Honor Pokja

57 tahun lalu

Warga Gianyar Geger, Pemandu Tamu Ditemukan Tewas dalam Mobil

57 tahun lalu

Eks Pejabat Kemensos Jadi Tersangka Korupsi Bantuan Kapal Nelayan di Ende

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal