Sebagai salah satu pilar demokrasi, pers memiliki peran penting untuk ikut serta memajukan pembangunan masyarakat Jabar yang humanis dan berkemajuan.
"Saya akan terus menjalin hubungan yang baik dengan teman-teman media. Saya siap menerima kritik yang konstruktif dan mengajak pers sebagai salah satu pilar untuk ikut serta memajukan pembangunan," kata Kang Emil.
Mantan Wali Kota Bandung ini juga berpesan agar IJTI ikut menjadi agen perubahan yang positif. Salah satunya dengan memerangi hoaks yang cukup marak belakangan ini.
Pada Malam Anugerah Tokoh Jawa Barat 2018 ini, Kang Emil dianugerahi penghargaan sebagai salah satu tokoh penggerak perubahan serta gubernu yang paling komunikatif terhadap media.
Selain Emil, 15 penerima penghargaan lainya yakni Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto, mantan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, mantan Kapolrestabes Bandung Brigjen Hendro Pandowo, Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo, Prof Harim Suryadi, Feri Tristanto, serta Tokoh Pemuda dan Sosial Dede Yusuf Macan Efendi.
Kemudian, Tokoh Pendidikan Jabar Didi Turmuji, Kepala Daerah Humanis Dedi Mulyadi, Kepala Daerah Perempuan Inovatif Bupati Karawang, Cellica Nurahdian, Inovator IJTI Jabar Ilmi Hatta dan Taufik Hidayat serta Polisi inspiratif mantan Kapolsek Ibun Polres Bandung yang kini menjadi Kapolsek Cibugel Polres Sumedang Iptu Asep Dedi.