Cicurug Sukabumi Diterjang Banjir Bandang, Ini Analisis BNPB

Felldy Aslya Utama
Analisa BNPB kejadian banjir bandang Cicurug Sukabumi. (Foto BNPB).

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), juga memonitor curah hujan yang terukur di wilayah Pos Perkeb Tugu Menteng, Kecamatan Lengkong dan Pos Ganesha, Kecamatan Cisolok sebesar 88 mm dan 57 mm. Curah hujan tersebut tergolong tinggi.

Analisis meteorologi BMKG berdasarkan citra radar, tampak bahwa pada pukul 14.08 WIB, Senin 21 (21/9) terdapat pertumbuhan awan konvektif di Sukabumi bagian utara dan Selatan. Awan Konvektif tersebut berupa Cumulunimbus (CB) yang terbentuk sangat cepat dan intensif.

"Dari hasil analisa tersebut, kesimpulan yang didapat meluapnya Sungai Citarik-Cipeucit dan Sungai Cibojong menjadi faktor penyebab terjadinya banjir bandang," ucapnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
20 hari lalu

NTT Diguncang 7.029 Gempa Susulan, BNPB Minta Warga Waspada hingga September

20 hari lalu

Update Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 103 Orang, Terbanyak di Manggarai

22 hari lalu

Viral Camat Protes Bantuan Gempa, Pemkab Manggarai Timur Buka Suara

22 hari lalu

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah jadi 91 Orang, 1.286 Luka-Luka

25 hari lalu

BNPB: Kekeringan Landa Klaten Jateng Berdampak ke 12.946 Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal