Ketua MUI Jabar Minta Polda Jabar Usut Kasus Video Azan Jihad

Agus Warsudi
Ketua MUI Jabar Rachmat Syafe'i. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat minta Polda Jabar mengusut video azan yang diselipi seruan kata jihad yang viral dalam dua hari terakhir. Pasalnya, azan seperti itu termasuk melecehkan agama.

Pernyataan itu disampaikan Ketua MUI Jabar Prof Dr KH Rachmat Syafe'i Lc MA dalam sebuah video, Rabu (2/12/2020).

"Sehubungan dengan adanya video viral tentang azan yang ada perubahan dan masyarakat resah, kami dari MUI Jabar mengimbau masyarakat jangan terbawa provokasi terhadap video viral tersebut," kata Rachmat Syafe'i.

Ketua MUI Jabar mengatakan, video tersebut dapat melecehkan agama, karena mengubah azan. Sungguh pun tidak dimaksudkan azan, pelecehan tidak bisa dihindari. "Itu sudah merupakan sebuah pelecehan terhadap kesucian agama dengan mengubah azan," ujar Ketua MUI Jabar.

Karena itu, tutur Rachmat Syafe'i, MUI Jabar memohon kepada Kapolda Jabar dan seluruh jajaran polisi untuk mengusut tuntas tentang kasus ini. Usut orang yang mengubah azan, membuat, dan menyebarkan video sesuai undang-undang yang berlaku.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Azan Hayya alal-Jihad, Nabil Haroen: Itu Bid’ah Dholalah

57 tahun lalu

Viral Video Azan Jihad, Salah Satu Lokasi Diduga di Majalengka

57 tahun lalu

Azan Dipelesetkan Jadi Seruan Jihad, Wamenag Minta Ormas dan Ulama Beri Pencerahan

57 tahun lalu

Viral Azan Jihad, Ulama NU: Tidak Ada Tuntunan, Pemerintah Wajib Menghentikan

57 tahun lalu

Viral Pelesetkan Azan untuk Seruan Jihad, Muhammadiyah: Perlu Tuntunan Islam yang Lurus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal