Nelayan Cipatujah Tasikmalaya Sulit Dapatkan Pertalite, Terpaksa Pakai Pertamax

Nanang Kuswara
Ratusan perahu nelayan bersandar di Pantai Pamayangsari, Desa Cikawungading, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya. Mereka tidak bisa melaut lantaran kesulitan mendapatkan Pertalite. (Foto: Istimewa)


Keuntungan Rp500 tersebut dialokasikan untuk kepentingan nelayan sendiri yang di dalamnya terdapat keuntungan hasil usaha yang biasa dibagikan setiap tahunnya.

“Pertamax di sini harganya Rp14.000 per liternya, jika dibandingkan dengan Pertalite ya lumayan lah bedanya. Biaya operasional tentu lebih besar, meskipun kami mendapatkan keuntungan dari hasil melaut," ucap dia. 

Dia berharap Pertamina kembali mencabut sanksi itu, pasokan Pertalite ke SPBU kembali normal sehingga nelayan bisa kembali mendapatkan Pertalite,” ungkap Agus,42, nelayan Pantai Pamayangsari. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
3 tahun lalu

Nakhoda Kapal di Palabuhanratu Sukabumi Wajib Punya Sertifikat Kecakapan 

4 hari lalu

Polisi Hentikan Pikap Mencurigakan di Gorontalo, Ternyata Bawa 875 Liter BBM Subsidi

6 hari lalu

Polisi Gerebek Pembeli Pertalite Pakai Jeriken di Jember, 20 Orang Ditangkap Mayoritas Ibu-Ibu

8 hari lalu

BBM Langka di Bangkalan, Sopir Angkutan Umum Kesulitan Mendapatkan Solar

12 hari lalu

Pasokan BBM di Waingapu Sumba Timur Terbatas, Antrean Kendaraan Meluber ke Jalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal