Nelayan Cipatujah Tasikmalaya Sulit Dapatkan Pertalite, Terpaksa Pakai Pertamax

Nanang Kuswara
Ratusan perahu nelayan bersandar di Pantai Pamayangsari, Desa Cikawungading, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya. Mereka tidak bisa melaut lantaran kesulitan mendapatkan Pertalite. (Foto: Istimewa)

Namun kini pasokan BBM Pertalite dihentikan yang membuat ratusan nelayan kelimpungan mencari bahan bakar untuk perahu nelayannya.

“Hingga saat ini sebagian besar nelayan terpaksa menggunakan BBM jenis Pertamax yang harganya jauh lebih mahal, sehingga membuat biaya operasionalnya semakin membengkak. Namun, terpaksa tetap mereka lakukan karena kebutuhan. Terlebih jumlah tangkapan saat ini cukup banyak, meski harus mengeluarkan biaya lebih besar pula untuk kebutuhan bahan bakarnya,” kata Gunawan.

Diketahui, jumlah perahu nelayan yang setiap harinya pergi melaut di Pantai Pamayangsari lebih dari 300 perahu nelayan. Dengan BBM jenis Pertalite yang digunakan sebelumnya sebanyak 5.000 liter berada dibawah pengelolaan Koperasi Nelayan, di mana bahan bakar tersebut dijual kembali seharga Rp10.500 kepada nelayan. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nakhoda Kapal di Palabuhanratu Sukabumi Wajib Punya Sertifikat Kecakapan 

57 tahun lalu

Imbas Pertamax Naik Rp16.250, Mobil Pelat Merah di Sidoarjo Ikut Antre Isi Pertalite

57 tahun lalu

Dampak Kenaikan Harga Pertamax, Antrean Pertalite Mengular di SPBU Bandung

57 tahun lalu

Pertamax Tembus Rp16.250 per Liter, Warga Lamongan Beralih ke Pertalite

57 tahun lalu

Kecanduan Lem dan Pertalite, Pemuda di Padang Pariaman Dikurung karena Sering Mengamuk

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal