Nelayan Cipatujah Tasikmalaya Sulit Dapatkan Pertalite, Terpaksa Pakai Pertamax

Nanang Kuswara
Ratusan perahu nelayan bersandar di Pantai Pamayangsari, Desa Cikawungading, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya. Mereka tidak bisa melaut lantaran kesulitan mendapatkan Pertalite. (Foto: Istimewa)

Namun kini pasokan BBM Pertalite dihentikan yang membuat ratusan nelayan kelimpungan mencari bahan bakar untuk perahu nelayannya.

“Hingga saat ini sebagian besar nelayan terpaksa menggunakan BBM jenis Pertamax yang harganya jauh lebih mahal, sehingga membuat biaya operasionalnya semakin membengkak. Namun, terpaksa tetap mereka lakukan karena kebutuhan. Terlebih jumlah tangkapan saat ini cukup banyak, meski harus mengeluarkan biaya lebih besar pula untuk kebutuhan bahan bakarnya,” kata Gunawan.

Diketahui, jumlah perahu nelayan yang setiap harinya pergi melaut di Pantai Pamayangsari lebih dari 300 perahu nelayan. Dengan BBM jenis Pertalite yang digunakan sebelumnya sebanyak 5.000 liter berada dibawah pengelolaan Koperasi Nelayan, di mana bahan bakar tersebut dijual kembali seharga Rp10.500 kepada nelayan. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
3 tahun lalu

Nakhoda Kapal di Palabuhanratu Sukabumi Wajib Punya Sertifikat Kecakapan 

1 hari lalu

Kelangkaan BBM Picu Antrean Panjang hingga Ganggu Lalu Lintas di Makassar

9 hari lalu

Kuota Pertalite Dibatasi, Pengemudi Ojol di Jogja Kelimpungan Cari BBM Bersubsidi

29 hari lalu

Modus Licik Ganti Barcode, Pria di Jembrana Kuras 246 Liter Pertalite dari SPBU

2 bulan lalu

Pertalite Langka, Antrean Kendaraan di SPBU Bangkalan Mengular

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal