Tidak ada istilah kalah dan menang dalam permainan ini bila dilakukan secara perorangan. Mereka yang tidak mampu melakukan kesepakatan aturan, dialah yang mendapat tugas memegang ujung karet dan mendapat perintah sesuai kesepakatan para pemain. Permainan ini biasanya dilakukan oleh tidak lebih dari 10 orang.
5. Galah Asin
Galah Asin atau di daerah lain disebut Galasin, Gobak Sodor, Gobek adalah sejenis permainan tradisional hampir diseluruh wilayah tanah air. Permainan ini adalah sebuah permainan grup yang terdiri dari dua grup, di mana masing-masing tim terdiri dari 4 orang.
Inti permainan tradisional ini adalah mengadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis atau wilayah ke baris atau wilayah terakhir secara bolak-balik, dan untuk meraih kemenangan seluruh anggota grup harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan.
Permainan tradisonal ini biasanya dimainkan di lapangan bulu tangkis ataupun volley ball dengan acuan garis-garis yang ada atau bisa juga dengan menggunakan lapangan segiempat dengan ukuran 9 x 4 m yang dibagi menjadi 6 bagian.
Garis batas dari setiap bagian biasanya diberi tanda dengan kapur atau tali plastik. Anggota grup yang mendapat giliran untuk menjaga lapangan ini terbagi dua, yaitu anggota grup yang menjaga garis batas horisontal dan garis batas vertikal. Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga garis batas horisontal, maka mereka akan berusaha untuk menghalangi lawan mereka yangjuga berusaha untuk melewati garis batas yang sudah ditentukan sebagai garis batas bebas.
Bagi anggota grup yang mendapatkan tugas untuk menjaga (umumnya hanya satu orang), maka orang ini mempunyai akses garis batas vertikal yang terletak di tengah lapangan. Permainan ini menjadi permainan sangat favorit. Selain dibutuhkan kegesitan dalam berlari, juga dibutuhkan strategi untuk mengecoh pertahanan lawan.
Permainan tradisional anak di Jabar tersebut mungkin bisa menjadi referensi untuk kembali dihidupkan.