Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

iNews TV
Caption Foto Kusnia, perempuan asal Desa Jambak, Indramayu, akhirnya kembali ke Indonesia setelah diduga menjadi korban TPPO dengan modus pengantin pesanan di China. (Foto: iNews TV/Toiskandar)

Kusnia justru dipertemukan dengan seorang pria warga negara China dan diminta menikah. Korban mengaku kehidupan yang dijalaninya di negeri tersebut jauh dari harapan. Selama tinggal bersama suami sirinya, dia mengaku kerap mendapat perlakuan kasar.

"Malah diperlakukan kasar. Setiap kali tidak menuruti kemauan dia saya suka ditendang bagian belakangnya, suka dipukul," katanya.

Selain kekerasan fisik, Kusnia juga mengaku sering mendapat tekanan dan perlakuan yang membuatnya mengalami trauma.

Korban mengungkapkan berbagai janji kesejahteraan yang diberikan sebelum keberangkatan tidak pernah direalisasikan. Uang bulanan maupun hak ekonomi yang dijanjikan sebelumnya tidak pernah diterima selama berada di China.

Saat ditanya mengenai uang dan fasilitas yang dijanjikan, Kusnia menjawab singkat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kronologi Gadis Indramayu Jadi Korban TPPO di China, Dijanjikan Kerja Restoran

57 tahun lalu

Pilu! Gadis Indramayu Korban TPPO di China, Dipaksa jadi Pengantin Pesanan

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Jemput 12 Warga Jabar Diduga Korban TPPO di Maumere NTT

57 tahun lalu

Korban TPPO di Kamboja Termasuk Ibu Hamil 6 Bulan

57 tahun lalu

Iming-iming Kerja di Luar Negeri, Korban TPPO Malah jadi Admin Judol

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal