Polemik Azan, Massa Umat Islam Purwakarta Tuntut Menag Diproses Hukum

Irwan
Massa Aliansi Umat Islam Purwakarta berunjuk rasa di depan Kantor Kemenag Purwakarta. Mereka menuntut Menag Yaqut Cholil Qoumas dipecat dan proses hukum. (FOTO: iNews/IRWAN)

PURWAKARTA, iNews.id - Polemik perbandingan suara azan dengan gonggongan anjing ternyata belum juga usai. Terkait polemik itu, massa Islam di Kabupaten Purwakarta unjuk rasa dan menuntut Menteri AgamaYaqut Cholil Qoumas atau Gus Yakut dipecat dan diproses hukum, Jumat (11/3/2022).

Massa yang menamakan diri Aliansi Umat Islam Purwakarta itu menggelar unjuk rasa di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Purwakarta. Mereka mengecam pernyataan Menag yang terkesan membandingkan suara azan dengan gonggongan anjing.

Massa yang terdiri atas santri dan organisasi umat Islam itu menggelar orasi di tengah jalan di depan gerbang kantor tersebut. Mereka juga membentangkan spanduk berisi tulisan, "Pak Jokowi Pecat Mentri Agama!!! Yang Sudah Bikin Gaduh. Masyarakat Purwakarta Bersatu".

Orator berorasi di atas mobil komando menggunakan pengeras suara. Dalam orasinya, orator menyerukan umat Islam menuntut keadilan terkait penyataan Menag yang dianggap menistakan agama. 

Mereka menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) memecat Menag dari jabatannya dan pihak kepolisian memproses secara hukum karena membandingkan suara azan dengan gonggongan anjing dinilai telah menistakan agama Islam.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Soal Pengeras Suara Masjid, Ormas Islam di Cimahi Sepakat Dukung SE Menag

57 tahun lalu

Komisi VIII DPR: Tidak Ada Menag Bandingkan Azan, Berhenti Menggoreng

57 tahun lalu

Ciptakan Kerukunan, PWNU Jabar Bakal Sosialisasikan Pedoman Pengeras Suara Azan

57 tahun lalu

Polemik Gonggongan Anjing dan Azan, Ormas Sukabumi Tuntut Pecat Menag Yaqut 

57 tahun lalu

Ketum PP Pemuda Muhammadiyah: Tak Ada Larangan Azan, Edaran Menag Relevan Jaga Harmoni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal