Sisindiran Sunda, Komunikasi Verbal Unik dengan Pesan Penuh Makna

Asep Supiandi
Sisindiran Sunda merupakan salah satu karya sastra yang berkembang di Tatar Pasundan. (Foto: Ilustrasi)

BANDUNG, iNews.id - Sisindiran Sunda merupakan bentuk puisi terikat tradisional. Puisi Sunda kiasan diberikan oleh kombinasi kata yang menyinggung nyata makna oleh asosiasi suara.  '

Sisindiran Sunda biasanya disajikan dalam bentuk nyanyian. Kata sisindiran berasal dari kata sindir yang berarti ucapan yang disampaikan dalam makna konotasi. 

Dalam sastra Sunda sisindiran termasuk wangun ugeran (puisi). Sisindiran dalam susunannya  memiliki cangkang dan isi. Dilihat dari susunannya, sisindiran dibagi menjadi tiga golongan, yaitu rarakitan, paparikan dan wawangsalan.

Sisindiran Sunda

1. Rarakitan

Kata rarakitan mengandung arti seperti rakit atau berpasangan (sarakit = sepasang). Disebut rarakitan karena kata pada awal baris bagian sampiran diulangi atau dipergunakan lagi pada awal baris di bagian isi.

Contoh paparikan sebagai berikut:

Sapanjang jalan Soréang (Sepanjang jalan soreang)
Moal weléh diaspalan (Tak akan diaspal)
Sapanjang tacan kasorang (Sepanjang belum terklasna)
Moal weléh diakalan (Akan terus diakali) 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

10 Contoh Pantun Jenaka Berbagai Tema, Lucu dan Punya Makna Tersirat

57 tahun lalu

27 Puisi tentang Ramadhan 2025 yang Mendamaikan Hati

57 tahun lalu

11 Puisi Menyambut Bulan Ramadhan, Menyayat Hati dan Penuh Makna

57 tahun lalu

Deretan Karya Sastra Termasyhur Kerajaan Kediri, Kisah Gatotkaca hingga Perang Bharatayuddha

57 tahun lalu

Puisi Gus Mus Singgung Politik Dinasti, Ganjar: Meluruskan Kondisi yang Bengkok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal