Menurut Anne, trotoar di kawasan tersebut baru dibangun pada Agustus tahun lalu saat penataan Jalan Lombok dilakukan. Ketika proyek dikerjakan, jalur trotoar dibuat hingga area bangunan yang sebelumnya telah ada.
Dia juga membantah bangunan tersebut dipakai untuk menyimpan kendaraan pribadi secara tetap. Anne mengakui mobil miliknya sempat diparkir di lokasi itu, tetapi hanya dalam kondisi tertentu.
Saat itu, rumah dan kafe milik anaknya di Jalan Lombok sedang dipenuhi tamu. Sementara kendaraan roda tiga pengangkut sampah sedang digunakan petugas kebersihan.
Anne mengaku kecewa atas pembongkaran yang dilakukan. Menurutnya, pemerintah seharusnya menyiapkan solusi terlebih dahulu untuk penempatan triseda sebelum bangunan tersebut dibongkar.
Dia menegaskan, bangunan itu bukan dibangun untuk kepentingan pribadi. Anne menyebut fasilitas tersebut dibuat berdasarkan kebutuhan lingkungan dan kesepakatan warga.