Badan Geologi Ungkap Penyebab Tanah Bergerak di Sragen 

iNews TV
Tim Badan Geologi ESDM meneliti fenomena tanah bergerak di Kabupaten Sragen. (Foto: iNews)

Mengingat kondisi tanah yang masih labil, Pemerintah Desa Sambi mengeluarkan imbauan tegas agar warga meningkatkan kewaspadaan, terutama jika hujan turun dengan durasi lebih dari dua jam. 

"Kami minta warga tetap siaga. Jika melihat rekahan tanah semakin melebar saat hujan, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman," kata Kresna Widya Permana. 

Pemerintah Daerah bersama Badan Geologi berkomitmen untuk terus memantau pergerakan tanah ini sebagai dasar pengambilan kebijakan mitigasi, termasuk kemungkinan relokasi jika zona tersebut dinyatakan tidak layak huni secara permanen.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
7 bulan lalu

Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 104 Rumah Rusak hingga Bangunan SMA Ambruk

7 bulan lalu

Tanah Bergerak Landa Babakan Madang Bogor, 11 Rumah Rusak

3 hari lalu

Fase Erupsi Menerus Anak Krakatau Berakhir, Aktivitas Kembali ke Fase Strombolian

4 hari lalu

Kecelakaan di Pelintasan Sebidang, Mobil Pikap Tertabrak Kereta Api Majapahit di Sragen

4 hari lalu

Kondisi Terkini Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Status Masih Siaga!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal