Berawal dari COD HP Rp4,5 Juta, Polisi Bongkar Sindikat Pengedar Uang Palsu di Semarang

Tim iNews
Polisi membongkar sindikat peredaran uang palsu setelah transaksi COD ponsel di Semarang dengan menangkap dua pelaku. (Foto: ist)

SEMARANG, iNews.id - Modus penipuan transaksi langsung atau cash on delivery (COD) berujung terbongkarnya sindikat pembuat dan pengedar uang palsu di Jawa Tengah. Kasus ini bermula dari seorang warga Semarang yang menerima pembayaran 45 lembar uang palsu pecahan Rp100.000 saat menjual telepon seluler miliknya.

Korban awalnya tidak menyadari uang yang diterima dalam transaksi senilai Rp4,5 juta tersebut palsu. Kecurigaan muncul ketika korban hendak menggunakan uang hasil penjualan ponselnya untuk membeli rokok.

Saat diperiksa dengan cara diraba dan diterawang, korban menemukan seluruh uang pecahan Rp100.000 tersebut memiliki tekstur berbeda dari uang asli. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Ngaliyan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (31/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Saat itu, korban dan calon pembeli sepakat melakukan transaksi jual beli ponsel di depan Kampus II UIN Walisongo, Ngaliyan, Kota Semarang.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Tengah. Polisi melakukan penyelidikan hingga berhasil mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat dalam peredaran uang palsu tersebut.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
9 hari lalu

Polisi Bongkar Pabrik Pembuat Uang Palsu Senilai Rp1,5 Miliar

9 hari lalu

Polisi Bongkar Sindikat Pembuat Uang Palsu Rp1,5 Miliar di Tasikmalaya, Belasan Ribu Lembar Disita

10 hari lalu

11 Orang Ditangkap terkait Kasus Uang Palsu Rp1,5 Miliar, Ada Pendana hingga Desainer

11 hari lalu

Polres Jakbar Bongkar Sindikat Uang Palsu Rp1,5 Miliar, Tangkap 11 Orang

13 hari lalu

Terungkap, Begini Cara Sindikat Uang Palsu Rp36 Miliar di Tangsel Raup Untung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal