BMKG Tegaskan Cuaca Dingin dan Embun Beku Bukan karena Aphelion

Kastolani Marzuki
Embun beku atau bun upas menyelimuti seluruh tanaman di dataran tinggi Dieng, Banjarnegara, Jateng. (Foto: instagram)

Selain itu, kandungan air di dalam tanah menipis dan uap air di udara pun sangat sedikit jumlahnya yang dibuktikan dg rendahnya kelembaban udara. Pada kondisi puncak kemarau saat ini di Jawa, beberapa tempat yang berada pada ketinggian, terutama di daerah pegunungan, diindikasikan akan berpeluang untuk mengalami kondisi udara permukaan kurang dari titik beku 0 derajat Celcius.

“Kondisi ini disebabkan molekul udara di daerah pegunungan lebih renggang dari pada dataran rendah sehingga sangat cepat mengalami pendinginan, lebih lebih pada saat cuaca cerah tidak tertutup awan atau hujan,” paparnya.

Uap air di udara akan mengalami kondensasi pada malam hari dan kemudian mengembun untuk menempel jatuh di tanah, dedaunan atau rumput. Air embun yang menempel dipucuk daun atau rumput segera membeku karena suhu udara yang sangat dingin, ketika mencapai minus atau nol derajat. “Di Indonesia, beberapa tempat pernah dilaporkan mengalami fenomena ini, yaitu daerah dataran tinggi Dieng, Gunung Semeru dan pegunungan Jayawijaya, Papua,” kata Herizal.

Kejadian tersebut menunjukkan bahwa fenomena Aphelion tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan suhu di Indonesia, sehingga diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
2 hari lalu

Beda Data Badan Geologi dan BMKG soal Dentuman Misterius di Bandung

2 hari lalu

Terungkap! BMKG Sebut Suara Dentuman Hebohkan Bandung Bukan dari Anak Krakatau

2 hari lalu

BMKG Ungkap Penyebab Gempa M 5,3 di Laut Cilacap, Getaran Terasa hingga Pacitan

3 hari lalu

Gempa Besar Magnitudo 5,4 Guncang Cilacap Jateng, Tidak Berpotensi Tsunami

3 hari lalu

Gempa Bumi Magnitudo 4,6 Kembali Guncang Flores NTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal