Covid-19 di Demak Melonjak, Puluhan Desa Lockdown Mikro dan Objek Wisata Religi Ditutup

Sukmawijaya
Sejumlah wilayah di Demak menutup akses masuk desa guna menekan penyebaran Covid-19. (iNews/Sukmawijaya)

DEMAK, iNews.id – Pemerintah Kabupaten Demak mulai menutup akses jalan protokol di pusat kota dan seluruh arus lalu lintas dialihkan untuk mengurangi kerumunan. Menyusul melonjaknya angka terpapar Covid-19 di Demak.

Selain itu untuk pembatasan sosial, beberapa lokasi wisata religi di Kabupaten Demak juga ditutup. Sementara puluhan desa di 14 kecamatan di Demak terancam lockdown mikro.

Selain klaster arus mudik, diprediksi angka terpapar Covid-19 di Demak meningkat. Akibat klaster halal bi halal an perayaan syawalan, sebagian wilayah di Demak yang berbatasan dengan Kudus dan Kota Semarang juga mengalami lonjakan sangat tinggi.

Sehingga beberapa desa menerapkan pembatasan kegiatan masyarakat di kawasan permukiman warga yang melaksanakan isolasi mandiri.

Selain lockdown mikro, petugas juga menjaga jalan utama desa untuk mengontrol keluar masuk pengunjung. Selain disemprot disinfektan, mereka diwajibkan mencuci tangan sebelum masuk kampung.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
11 hari lalu

Isak Tangis Sambut Jenazah Sri Lestari Korban Pembunuhan Sadis di Demak

11 hari lalu

Kasus Mayat Perempuan Dibakar di Demak, Keluarga Minta Pembunuhnya Dihukum Berat

11 hari lalu

Adik Sri Lestari Tak Menyangka Jasad Terbakar di Pos Ronda Demak Ternyata Kakaknya

11 hari lalu

Misteri Mayat Perempuan Terbakar di Pos Ronda Demak Terungkap, Pembunuh Ditangkap

13 hari lalu

Zona Merah Gunung Sinabung Diperluas 6 Km, Pemkab Karo Dirikan Tenda Darurat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal