DPRD Purworejo Panggil Koordinator Pendamping PKH terkait Persoalan Bansos

Joe Hartoyo
DPRD Purworejo saat audiensi dengan koordinator pendamping program keluarga harapan (PKH). Foto: iNews/Joe Hartoyo.

PURWOREJO, iNews.id DPRD Purworejo memanggil koordinator pendamping program keluarga harapan (PKH). Pemanggilan terkait persoalan penyaluran bantuan sosial (bansos) yang muncul di wilayah itu.  

Saat audiensi, muncul sejumlah masalah antara lain keterlambatan surat perintah pencairan dana (SP2D) dalam pengiriman bansos, dan anomali data penerima bantuan yang harus dibenahi. 

Selain itu ada keluarga penerima manfaat (KPM) dari PKH yang belum memperoleh bantuan pangan non tunai (BPNT). Juga ada ratusan KPM yang belum menerima kartu keluarga sejahtera (KKS). Saldo di KKS nanti digunakan untuk belanja bantuan BPNT melalui E-Warong. 

“Banyak temuan di lapangan, penerima PKH masih ada beberapa yang tidak memperoleh BPNT. Ada juga penerima KKS saldonya masih kosong,” kata Ketua DPRD Purworejo Dion Agasi Setiabudi, Sabtu (14/8/2021). 

Dirinya meminta agar segera kroscek agar jangan sampai hak masyarakat terganjal karena hal-hal yang bersifat administrasi. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo
Artikel Terkait
4 hari lalu

Ratusan Warga di Jombang Dicoret Bansos gegara Dituduh Judol hingga Salah Desil

11 hari lalu

Miris! Tukang Tambal Ban di Blora Dicoret Bansos karena Terdata Punya Mobil

14 hari lalu

8 Warga Miskin Blora Dicoret dari Penerima Bansos gegara Terindikasi Judol

14 hari lalu

Dituduh Terlibat Judol, IRT di Blora Dicoret dari Bansos hingga Batal Operasi Tumor

14 hari lalu

Lansia di Pekalongan Tak Lagi Dapat Bansos karena Terindikasi Judol, Padahal Tak Punya HP

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal