Iuran BPJS Sedot APBD Jateng Rp420 Miliar Setahun, Begini Respons Legislator Gerindra

Ahmad Antoni
Anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto (kiri) di sela kegiatan Gowes bersama komunitas sepeda, Selasa (21/6). (Ist)

SEMARANG, iNews.id - Pemprov Jateng mesti membayar iuran ke BPJS senilai Rp420 miliar dalam setahun. Hal itu merupakan biaya sharing 20 persen yang mesti dibayarkan Pemprov Jateng untuk pembiayaan kesehatan masyarakatnya.

Dana itu digunakan untuk pengobatan atau bersifat kuratif bagi masyarakat Jateng yang sakit dan kemudian periksa atau berobat. Padahal, jika nominal itu digunakan untuk kegiatan yang bersifat promotif atau pencegahan, maka imbasnya cukup luar biasa.

Anggota Komisi E DPRD Jateng, Yudi Indras Wiendarto menggatakan salah satu penyebab penyakit adalah pola hidup yang tidak tepat. Minim olahraga dan mengonsumsi makanan-makanan siap saji juga begitu berpengaruh.

"Salah satu penyebab pergeseran pola penyakit itu disebabkan adanya perubahan pola perilaku masyarakat dan termasuk pola konsumsinya. Dan Gowes ini untuk sosialisasi budaya hidup sehat pada masyarakat," kata Yudi Indras, Rabu (22/6/2022). 

Menurutnya, terjadi pergeseran pola penyakit yang ada di masyarakat. Jika sebelum tahun 2.000 kecenderungan penyakit yang menyerang adalah penyakit menular karena infeksi maka tahun 2.000 ke atas berubah menjadi penyakit degeneratif dan katastropik.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
14 hari lalu

Kabar Baik! Denda Pajak Kendaraan dan Progresif di Jateng Dibebaskan Mulai 21 September

30 hari lalu

Survei ARCI, Gerindra Kokoh Puncaki Elektabilitas Parpol di Jatim, Demokrat Melesat

1 bulan lalu

14 Daerah di Jateng Dilanda Kekeringan, Pemprov Dorong Modifikasi Cuaca

2 bulan lalu

Beredar Kabar PPPK Paruh Waktu Ditempatkan di Ormas, BKD Jateng Bongkar Faktanya

3 bulan lalu

16 Daerah di Jateng Siaga Kekeringan, Puluhan Ribu Warga Butuh Air Bersih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal