SEMARANG, iNews.id - Jembatan penghubung di Dusun Banaran, Desa/Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarangpatah setelah diterjang banjir. Akibatnya, aktivitas warga terganggu karena kondisi jembatan sudah tidak aman dilewati.
Salah seorang warga, Fatma (27) mengatakan, pada Kamis (20/5/2021) dini hari Desa Bancak diguyur hujan deras. Tak lama kemudian, sungai yang melintasi daerah itu airnya meluap. Derasnya arus banjir mengakibatkan tiang penyangga jembatan sepanjang 40 meter patah.
"Jembatan hampir ambruk. Masih bisa dilewati pejalan kaki, namun berbahaya. Jika tidak segera diperbaiki, aktivitas warga terhambat," kata Fatma, Jumat (21/5/2021).
Jembatan merupakan satu-satunya infrastruktur penghubung dengan dusun atau desa lain. Sehingga jika jembatan putus, maka warga terancam terisolasi.
Kades Bancak Amin Sunaryo mengatakan, usia jembatan sekitar 22 tahun. Usia jembatan yang tergolong tua, mengakibatkan kekuatannya berkurang dan waktunya untuk diperbaiki.