Kisah Remaja Cabut Lidi Ditancapkan di Tengah Hajatan hingga Terbentuknya Rawa Pening

Angga Rosa
Suasana Rawa Pening, Kabupaten Semarang. Foto/Angga Rosa

Selesai bertapa, wujud Baro Klinting pun berubah menjadi manusia. Tetapi pada tubuhnya terdapat luka yang mengeluarkan bau tak sedap.  Selanjutnya, Baro Klinting turun gunung dan sampai di Desa Pathok. Di desa tersebut Baro Klinting menjumpai sejumlah warga sedang menggelar pesta yang dipenuhi dengan makanan lezat. 

Baro Klinting yang saat itu merasa lapar, akhirnya memberanikan diri untuk meminta sedikit makanan kepada warga. Namun warga menolaknya dan mengusir Baro Klinting. Tak hanya itu, warga juga mencaci Baro Klinting yang mengeluarkan bau tidak sedap. 

Akhirnya Baro Klinting pergi dan berjalanan menyusuri jalan desa. Di tengah perjalanan, Baro Klinting bertemu dengan sorang perempuan tua bernama Nyai Latung dan meminta makanan dan minuman.

"Nyai Latung menerima Baro Klinting dengan baik dan memberikan makana serta minuman. Selesai makan, Baro Klinting berpesan kepada Nyai Latung untuk menyiapkan lesung dan memintanya untuk naiki lesung jika mendengar suara gemuruh. Setelah itu, Baro Klinting pergi menuju tempat hajatan warga," terangnya.

Sesampainya di tempat itu, Baro Klinting langsung menancapkan lidi di tengah keramaian warga sembari meminta warga untuk mencabut lidi itu. Warga pun menganggap itu sebagai lelucon. Tetapi tidak ada satu pun warga yang bisa mencabut lidi itu. Bahkan sejumlah warga berusaha mencabut secara bersama-sama, namun juga tidak bisa.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kebakaran Lahan di Tol Semarang–Solo, Asap Pekat Sempat Ganggu Arus Lalin

5 hari lalu

Susuri Hutan Curug Lawe demi Dokumentasikan Reptil, Pemuda Ini Jatuh ke Jurang 40 Meter

6 hari lalu

Truk Tronton Bijih Besi Terguling di Tol Semarang, Arus Lalin Macet 5 Km

17 hari lalu

288 Napi Lapas Ambarawa Dapat Remisi Kemerdekaan, 8 Orang Langsung Bebas

25 hari lalu

Terungkap! Ini Motif Pembunuhan Pemilik Toko HP Ambarawa, 2 Pelaku Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal