Komnas Perlindungan Anak Semarang: Jateng Perlu Miliki Perda Kebiri Kimia

Eka Setiawan
Wakil Ketua Komnas PA Kota Semarang Enar Ratriany Assa (Eka Setiawan)

Di provinsi ini, sebutnya, memang terjadi sejumlah kasus kekerasan seksual dengan korban anak-anak. Di antaranya terjadi di Kabupaten Batang di lingkungan pondok pesantren, kekerasan seksual dengan korban santriwati juga terjadi di Kabupaten Karanganyar. 

Di Kota Semarang juga terjadi kasus serupa, di antaranya ada korban yang hingga meninggal dunia di mana pelaku adalah pamannya sendiri ataupun yang pelakunya guru TPQ dengan korban para anak didiknya sendiri.

“Tentu (rencana regulasi) melihat dinamika yang terjadi di tempat kita. Walaupun misalnya Perda Kebiri Kimia, hal semacam itu pasti berbenturan dengan hak-hak asasi manusia dan sebagainya,” lanjutnya.

Enar bercerita, mengawal kasus seperti itu juga menemui berbagai dinamika di lapangan. Di antaranya ketika terjadi kasus ada keengganan dari pihak korban terutama orangtua dalam hal ini ibu untuk melapor. Pertimbangannya beragam dari takut nanti anaknya malah menjadi korban bullying ataupun rasa malu keluarga di lingkungan masyarakat.

Kekhawatiran lain juga terjadi, misalnya ketika misalnya diduga pelakunya adalah ayah kandung yang merupakan tulang punggung ekonomi keluarga, jika dilaporkan dan berujung pidana penjara maka otomatis penopang ekonomi keluarganya menjadi hilang.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
18 jam lalu

Tersinggung Diklakson, Pemotor di Semarang Pukul Pengemudi Mobil hingga Dahi Robek

20 jam lalu

Atlet Pencak Silat Semarang Ayudiah Rivana Meninggal usai Laga di Porprov Jateng

6 hari lalu

Polisi Tangkap Sejumlah Orang saat Aksi Demo Mahasiswa di Simpang Lima Semarang

12 hari lalu

Rumah Pati Akpol Rusak Parah Imbas Proyek Tetangga, Kasusnya Mangkrak 4 Tahun

17 hari lalu

Tawuran Maut di Semarang Tewaskan Remaja 16 Tahun, Polisi Sita 6 Klewang dan Busur Panah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal