Kreatif, Emak-emak di Semarang Sulap Bunga Sedap Malam jadi Parfum hingga Minyak Telon

Lurisa Lulu
Produk olahan berbahan baku bunga sedap malam yang diproduksi ibu-ibu PKK Desa Doplang, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. (Lurisa Lulu)

Kegiatan tersebut sebagai program pengabdian kepada masyarakat dan upaya mengembangkan potensi Desa Domplang sebagai penghasil bunga sedap malam terbesar di Kabupaten Semarang.

Tanaman bunga sedap malam di Desa Domplang memiliki luas lahan hingga mencapai 50 hektare, namun hanya dijual dalam bentuk bunga dengan nilai ekonomi rendah.

“Ibu PKK Desa Doplang mendapat pelatihan cara mengolah bunga sedap malam diubah menjadi minyak wangi,hand sanitizer dan minyak telon, dengan sistem penyulingan,” kata Dosen Upgris, Mega Novita.

Dia menjelaskan, cara pengolahan bunga sedap malam yakni dengan menyiapkan alat suling sederhana dari kaleng biskuit, kemudian diisi dengan bunga sedap malam dipilih daun yang bagus.

Kemudian dipanaskan dengan tutup diberi lubang, untuk menyalurkan uap air ke tempat kedua yang telah diberi es batu untuk kemudian disalurkan menghasilkan cairan hasil penyulingan dari sedap malam.

Editor : Ahmad Antoni
Artikel Terkait
3 hari lalu

Susuri Hutan Curug Lawe demi Dokumentasikan Reptil, Pemuda Ini Jatuh ke Jurang 40 Meter

4 hari lalu

Truk Tronton Bijih Besi Terguling di Tol Semarang, Arus Lalin Macet 5 Km

15 hari lalu

288 Napi Lapas Ambarawa Dapat Remisi Kemerdekaan, 8 Orang Langsung Bebas

23 hari lalu

Terungkap! Ini Motif Pembunuhan Pemilik Toko HP Ambarawa, 2 Pelaku Ditangkap

30 hari lalu

Pabrik Triplek di Tengaran Semarang Terbakar, 10 Mobil Damkar Dikerahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal