Memasuki Musim Kemarau, 10 Desa di Purworejo Alami Krisis Air Bersih

Antara
Warga mendapatkan bantuan air bersih dari pemerintah daerah. (Foto: Dok iNews).

PURWOKERTO, iNews.id - Sebanyak 10 desa di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) mengalami krisis air bersih. Kondisi ini disebabkan penurunan curah hujan memasuki musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas, Ariono Poerwanto mengatakan, upaya yang dilakukan pemerintah daerah (pemda) dengan mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah tersebut.

"Kami menyiagakan 1.000 tanki air bersih guna mengantisipasi krisis air bersih sebagai dampak musim kemarau," ujar dia di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (27/6/2019).

Sebanyak 10 desa tersebut antara lain, Desa Banjarparakan, Kecamatan Rawalo, Desa Nusadadi, (Sumpiuh), Desa Karanganyar, (Patikraja), dan Desa Kediri (Karanglewas).

Lalu, Desa Srowot (Kalibagor), Desa Pekuncen (Jatilawang), Desa Tamansari, (Karanglewas) dan Desa Karangtalun Kidul (Purwojati).

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
3 hari lalu

Dilanda Kekeringan, Harga Beras di Mahakam Ulu Melambung Rp1 Juta per Karung

3 hari lalu

3 Bulan Sumur Kering, Warga Lampung Selatan Terpaksa Beli Air Bersih

3 hari lalu

3 Bulan Dilanda Kekeringan, Warga Grobogan Saling Serobot Bantuan Air Bersih

3 hari lalu

BNPB: Kekeringan Landa Klaten Jateng Berdampak ke 12.946 Warga

4 hari lalu

Kekeringan Landa Kulonprogo, Baznas Salurkan 48.000 Liter Air Bersih ke Warga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal