PEKALONGAN, iNews.id – Warga Desa Kalipancur, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan mayat pria di tengah area persawahan, Selasa (28/7/2026) pagi. Korban ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi tubuh terbenam lumpur di area belakang bangunan SD Negeri Kalipancur 1 Bojong.
Identitas korban diketahui bernama Rusyanto (58), seorang perangkat desa. Saat pertama kali ditemukan oleh warga, jasad korban berada dalam posisi telungkup. Pada bagian wajah dan kepala korban terdapat sejumlah luka terbuka yang terus mengeluarkan darah.
Petugas Satreskrim Polres Pekalongan bersama Polsek Bojong yang tiba di lokasi langsung menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi.
Dari hasil penyisiran di sekitar lokasi penemuan jasad, petugas menemukan barang bukti krusial berupa sebongkah batu serta sebuah gagang celurit yang diduga kuat berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Dugaan sementara mengarah pada aksi pembunuhan berencana atau penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Kakak korban, Tri Kamto mengungkapkan, pihak keluarga sempat mencari keberadaan korban lantaran hingga siang hari tak kunjung pulang ke rumah usai pamit pergi ke area kolam belut miliknya.
"Pamitnya pergi ke kolam belut, tapi sampai siang tidak pulang-pulang,” katanya.
Keluarga berharap jajaran kepolisian bergerak cepat mengungkap misteri kematian korban dan menangkap pelaku yang tega menghabisi nyawa Rusyanto. “Kami berharap polisi bisa mengusut tuntas kasus ini. Kalau memang dibunuh, pelakunya harus ditangkap dan dihukum berat," ujar Tri Kamto.